seperti Bunda

Suatu pagi seorang gadis berkata pada Ibunya:
“Bunda ku sayang.., engkau selalu terlihat cantik, aku ingin sepertimu, beritahulah aku resepnya…”

Dengan tatapan dan senyum, sang bunda pun menjawab dengan perlahan:

“Untuk Bibir yg Menarik, Ucapkanlah hanya perkataan2 yang baik…
Untuk Pipi yang Lesung, Tebarkanlah Senyum Ikhlas mu di manapun engkau berada…
Untuk Mata Indah Menawan, Lihatlah selalu Kebaikan orang lain…siapapun itu
Untuk Tubuh yang Langsing, Sisihkan Makanan mu bagi fakir miskin…
Untuk Jemari Tangan yang Lentik Menawan, Hitunglah Dosa mu, dan Pujianmu untuk Sang Maha Pencipta….
Untuk Wajah Putih Bercahaya, Basuhlah Muka-mu sering2 dengan air yang suci dan bersih yaitu wudhu…

Anakku sayang….
Kecantikan FISIK pasti akan segera pudar oleh waktu, tetapi kecantikan PERILAKU TIDAK akan pernah pudar, meskipun oleh kematian..
CANTIK kanlah hatimu…ia akan terus menerus berpendar2 cahaya-nya…walaupun cantik wajahmu telah lama meredup…

Barakallah fiikum…

Dari seorang teman. Terima kasih telah berbagi. InsyaAllah akan terus diingat =)

~p.r.p.l.p.h.r.z

Advertisements

Stop Using Autism on Our Jokes

Itu judul email yang dikirimkan seorang teman kepada saya. Memang akhir-akhir ini saya termasuk orang-orang yang mudah sekali mengucapkan kata ‘autis’ tanpa berpikir panjang akan makna sebenarnya. Teguran berupa email dari seorang sahabat ini sukses menyadarkan dan membuat saya berjanji pada diri sendiri tidak akan menggunakan kata ini untuk bercanda tanpa menggunakan arti sebenarnya.

Berikut email yang juga merupakan kiriman dari seorang ibu yg berpengalaman membesarkan seorang anak yg menderita Autis. Semoga memberikan pelajaran bagi kita semua.

==================================================

Stop Using Autism on our jokes
Autism is about having a pure heart and being very sensitive… It is about finding a way to survive in an overwhelming, confusing world… It is about developing differently, in a different pace and with different leaps

Siang itu aku sibuk membaca buku resep makanan khusus untuk anak autistik. Ya, Anakku memang tidak bisa makan sembarang makanan. Salah-salah… anakku bisa berputar-putar seperti gasing jika ada zat dalam makananya yang tidak cocok untuk dikonsumsi oleh anakku.

Ditangan sebelah kiri, ada buku Food diary anakku… yang aku tulis sejak pertama kali dia kuperkenalkan pada makanan padat… berisi apa saja yang dia cocok untuk tubuhnya,… reaksi alergynya dan mana saja makanan yang tidak cocok dan menyebabkan dia overwhelmed. Kebayang gak?…Di usia 4 bulan misalnya, kuberikan jeruk bayi pada anakku,… Eh, gak lama kemudian dia muntah dan seluruh tubuhnya seperti dipenuhi… ULAT BULU… hiiii…

Pernah aku beri dia tomat. Tapi kemudian, berhari-hari dia diare dan uring-uringan. Kuberi dia susu instant,… anakku malah jingkrak2, Mengepak-ngepakkan tangannya, persis seperti orang gila!!! Dia berputar-putar tanpa merasa lelah,… dan kemudian mengamuk ketika tidak mengerti bagaimana cara mengendalikan tubuhnya yang tidak mau diam.

Ahhh, sudahlah… life must go on anyway. Kulirik sekali lagi food diarynya… hmm, hari ini aku harus mencoba memberinya 5ml putih telur tanpa kuningnya, karena 7 hari yg lalu, dia sudah sedikit kebal ketika kukenalkan pada telur ayam ini. Baru saja hendak memasak, tiba2 kudengar jeritannya…Kucari anakku, tapi tidak kutemukan.

Aku keruang setrika… dan disana kutemukan anakku sedang nangkring diatas lemari, dengan setrika panas yang baru saja dicabut oleh BS-nya karena kupanggil untuk membantuku memasak. Setrika panas ini masih nempel diatas punggung tangan kirinya.!!!

Oh… My… God!!! *panik*

Dari punggung tangannya mengepul asap. Bau daging panggang begitu segar menempel dihidungku. Kuangkat setrika itu dari tangannya… dan, aduh Tuhan, aku tidak kuat melihatnya. Sebagian dagingnya menempel dibalik gosokan panas itu…

AAAAAARRRRGGGHHHH…

Continue reading