Alergi dan Ibu Hamil

Allergies word cloud

Semenjak hamil, banyak sekali perubahan yang saya rasakan. Entah itu terhadap ketahanan fisik maupun emosi dan mental. Saya mulai banyak ‘mendengar’ badan sendiri. Kalau dulu biasanya dihajar aja alias gak dirasa-rasa kalau capek, pusing, dll. Sekarang gak bisa lagi. Harus mau terus berkomunikasi dengan makhluk kecil yang ada di dalam perut saya ini.

Saya pun semakin sering browsing, baca, dan mendengar nasihat-nasihat dari para tetua. Walaupun terkadang semakin banyak sumber informasi, semakin pusing lah kita, hehehe. Sekarang tiap kali mau makan sesuatu selalu disempatkan browsing “…. untuk ibu hamil”, hanya untuk mengetahui apakah aman dikonsumsi oleh ibu hamil atau sebaiknya dihindari.

Dan yang paling gak enaknya ketika hamil adalah ketika kamu sakit. Teman-teman yang sudah pernah hamil pasti setuju dengan ini. Ibu hamil dilarang untuk sembarangan minum obat. Sebagai gantinya, harus banyak minum vitamin. Bukannya saya bilang vitamin itu buruk, hanya saja vitamin berfungsi sebagai pencegahan terhadap penyakit. Tapi kalau kamu sudah sakit? Minum vitamin akan memperkuat tubuhmu, tapi tidak menyembuhkan. Yaa, mungkin menyembuhkan, tapi dalam waktu yang lama.

Saya sendiri minggu ini hanya masuk kantor 1 hari. Satu minggu itu ada 5 hari kerja, dan saya hanya masuk 1 hari saja dari 5 hari itu? Rasanya gak menyenangkan. Buat kantor, dan saya sendiri tentunya. Merasa tidak produktif itu gak enak.

Hari Minggu badan saya mulai panas, mulai dari panas normal 36,5 derajat sampai ke 37,5 derajat. Saya pikir akan sembuh dengan tidur dan makan malam yang banyak. Ternyata berlanjut ke hari Senin. Panas tubuh saya mencapai 38,5 derajat yang sudah masuk kategori Warning untuk ukuran ibu hamil. Ibu hamil suhu tubuhnya harus di maintain agar kurang dari 38 derajat celcius. Akhirnya hari Senin itu pula saya dibawa ke IGD. Alhamdulillah masih bisa jalan, tapi pusingnya gak tahan.

Di IGD pun hanya diberi obat penurun panas. Saya diwajibkan untuk tes darah untuk Tipus dan DBD. Alhamdulillah hasil tesnya semuanya negatif. Siangnya saya sudah merasa lebih baik dan tidak merasa pusing lagi. Setelah di temp ulang, suhu tubuh saya 36,5 derajat. Saya diijinkan pulang dan tidak dikasih obat apapun. Hanya diminta istirahat yang banyak dan jangan lupa minum air putih. Saya diberi waktu istirahat sampai Selasa.

Hari Rabu, saya kembali masuk kantor. Tapi siang harinya, badan saya mulai panas lagi dan ditambah dengan batuk-batuk yang membuat perut saya ketarik-tarik. Alhasil saya pulang lebih awal. Hari Kamis dan Jumat hidung saya mampet dan batuk-batuk gak berhenti. Tapi sudah gak demam. Akhirnya ke dokter lagi. Kata dokter, karena gak ada demam, kemungkinan terbesarnya alergi saya kumat yang akibatnya memperlambat proses penyembuhannya. Udah lambat karena gak pakai obat, sekarang diperlambat lagi dengan adanya alergi ini. Akhirnya, saya diharuskan pakai masker mulut kemana-mana karena alergi saya adalah alergi debu. Repot kan?

Setelah saya browsing-browsing lagi dan mencari tahu lebih banyak tentang alergi dan efeknya paada ibu hamil, saya baru tahu ternyata bukan hanya kepintaran atau kepandaian saja yang dapat diturunkan dari orang tua terhadap anaknya. Alergi pun dapat diturunkan. Walaupun kadang tidak persis sama dengan alergi orang tuanya. Tapi ada kecenderungan bahwa bila ada salah satu orang tua yang menderita gejala alergi maka dapat menurunkan resiko pada anak sekitar 20 ā€“ 40%, bila ke dua orang tua alergi resiko meningkat menjadi 40 – 80%. Sedangkan bila tidak ada riwayat alergi pada kedua orang tua maka resikonya adalah 5 ā€“ 15%.

Semoga nanti kakak bayik sehat-sehat terus dan alerginya gak membuat dirinya kesusahan di kemudian hari yaa. Maafin ibuk yang alergian gini yang mungkin akan menurun ke kamu yaa kakak bayiik.

Saatnya menjadwalkan servis AC, sedot tungau, dan bebersih akbar minggu depan!

~A

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s