Seperti Walet

Akhir-akhir ini entah kenapa durasi saya membuka Youtube lebih lama dari biasanya. Baik itu untuk browsing, liat DIY project, atau search tentang siapa pun tokoh nasional yang saya penasaran tentangnya. Salah satu tokoh tersebut adalah pak wakil gubernur DKI Jakarta. Saya penasaran mengenai latar belakangnya, pendidikannya, keluarganya, istri dan anak-anaknya, pemikiran-pemikiran beliau, dan lain sebagainya. Mungkin kalau dari skala 1-10, tingkat penasaran saya sudah mencapai angka 8,5 kali ya. Se penasaran itu.

Dan Youtube mendokumentasikan semua wawancara dan kegiatan beliau. All hail Youtube! Hehehe.

Salah satu yang juga mungkin membuat banyak pihak penasaran adalah nama panggilan beliau yang tidak sesuai dengan nama akte-nya. Hal ini terlihat dari banyaknya pewawancara yang ketika melakukan wawancara dengan beliau bertanya mengenai hal tersebut.

Pada beberapa wawancara sering ditanyakan asal-usul nama panggilan beliau dan artinya. Beliau mengatakan bahwa di dalam namanya terdapat kanji “hok” yang berarti belajar dalam bahasa cantonese, bukan “hok” dari kata hoki atau keberuntungan. Beliau mengatakan bahwa ayahnya menginginkannya menjadi seorang yang terus belajar bukan seorang yang berharap pada keberuntungan semata. Nama adalah doa, dan ini yang nampaknya diyakini oleh pak wakil gubernur.

Saya pun jadi ingat percakapan dengan popoh (nenek saya dari pihak Bapak) mengenai nama saya. Sebagai anak yang masih mengalir darah peranakan, saya pun mempunyai dua nama. Saya mungkin masih termasuk yang beruntung, karena nampaknya sudah banyak yang walaupun masih peranakan tapi tidak mempunyai nama asalnya. Dan popoh saya termasuk yang telaten untuk melestarikan budaya ini. Beliau bahkan membuat list nama-nama yang akan digunakan nantinya bila anak dan cucunya lahir, dipisahkan berdasarkan kelamin dan tingkat kedekatan dengan keluarga intinya (anak dari anak laki-lakinya atau dari anak perempuannya).

Iseng saya pun bertanya ketika beliau masih hidup. Bertanya mengenai nama saya dan artinya. Walaupun saya punya nama tersebut, tapi karena gak tertulis di akte jadi ya lupa terus kan.

Katanya arti nama saya adalah Burung Walet.

Dan saya pun bertanya kenapa?

Beliau pun bertanya balik ke saya apa saya tahu burung walet itu seperti apa? Saya yang saat itu masih duduk di bangku SD mengatakan tidak tahu. Beliau menjelaskan bahwa walet itu kecil, nyaring, selalu waspada, tapi sangat bermanfaat dan berkhasiat utama untuk menyembuhkan dan memperlambat penuaan — setidaknya itu yang dipercaya oleh masyarakat di tanah Utara sana.

Saya gak paham. Kenapa arti nama saya itu hewan? Gak seperti yang lain, misalnya lilin sebagai pelita hati dan selalu menghangatkan suasana, atau misalnya buku agar pandai, dll. Saya yang masih belum puas terhadap jawaban dari popoh, kembali bertanya.

Beliau pun tersenyum, dan mengatakan bahwa dia berharap saya bisa seperti burung walet. Walaupun saya kecil (iya, dari kecil udah keliatan), dan bawel banget (sampai hal yang gak penting saya komentari dan selalu berusaha terlibat dalam setiap pembicaraan gak peduli siapapun yang lagi bicara), tapi harus bisa menjadi makhluk yang sosial serta memberikan manfaat yang banyak bagi siapapun yang berada di dekat saya terutama yang berkhasiat menyembuhkan dan memperlambat penuaan katanya. Terus juga harus selalu waspada terhadap segala jenis situasi dan kondisi. Seperti walet yang karena kecil dan tidak memiliki alat pertahanan tubuh yang canggih, mereka selalu waspada dan selalu terbang berkelompok.

Saat ini popoh udah gak ada, gak ada lagi yang bisa ditanya mengenai arti nama dan filosofi seperti ini. Semoga saja saya selalu ingat filosofi ini. Walaupun kecil tapi harus bermanfaat, seperti walet. Dan harus selalu ceria, biar gak tua-tua. Haha!

~p.r.p.l.p.h.r.z

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s