[FILM] Kita VS Korupsi

Kita VS Korupsi

Kita VS Korupsi

“Cari aja my di Youtube, judulnya Kita VS Korupsi”, kata teman saya di suatu minggu. Saya langsung melakukan apa yang dia sarankan sesampainya saya di rumah dari acara Asyura itu. Saya menonton, dan saya tertegun. Film ini bagus. Pesan moralnya terasa sekali.

ko·rup·si n penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain;
 waktu cak penggunaan waktu dinas (bekerja) untuk urusan pribadi;
me·ngo·rup·si v menyelewengkan atau menggelapkan (uang dsb)

Untuk yang belum menonton, silahkan ditonton. =)


“Kita VS Korupsi” atau “K VS K” ini merupakan gabungan dari 4 film pendek karya sutradara-sutradara Emil Heradi, Lasja F. Susatyo, Ine Febriyanti, dan Chairun Nissa. Bercerita tentang contoh-contoh sederhana yang mungkin saja kita temui dalam keseharian kita, tentang korupsi.

Empat film pendek itu adalah :

  • Rumah Perkara
  • Aku Padamu
  • Selamat Siang, Risa!
  • Psssttt… Jangan Bilang Siapa-Siapa

Maknanya dalam. Dan, rasanya, dapat dimengerti oleh semua orang. Pesan-pesannya jelas.

Favorit saya adalah film yang ke-3 yang diperankan oleh Tora Sudiro dan Dominique Diyose, namun film yang ke-2 juga gak kalah menarik.

Film yang ke-2, yang berjudul “Aku Padamu” diperankan oleh Nicholas Saputra, Revalina S. Temat, dan Ringgo Agus Rahman. Bercerita tentang seorang anak bernama Laras, yang gak akur dengan ayahnya karena menurutnya ayahnya adalah seorang koruptor. Gara-gara ayahnya, seorang guru favorit Laras tidak dapat melanjutkan karirnya menjadi seorang guru karena menolak untuk membayar uang sogokan. Cerita itu yang selalu terbayang-bayang di pikirannya dan dia bawa sampai dia dewasa. Ketika Laras dewasa, dia mempunyai pacar dan berniat untuk menikah tanpa ada ayahnya. Disinilah konflik terjadi. Karena seluruh yang ingin menikah diwajibkan membawa Kartu Keluarganya masing-masing dan punya Laras disimpan oleh bapaknya, sang pacar menganjurkan untuk ‘memakai orang dalam’ saja. Biar cepet, katanya. Dan Laras berhasil mempertahankan prinsipnya.

“Ini kan sepele..”
“Hal gede itu mulainya dari yang kecil.”

Iya, setiap yang besar itu mulainya dari yang kecil. Semua langkah yang besar berawal dari langkah yang kecil. Semua keberanian yang besar berawal dari keberanian yang kecil. Pepatah mengatakan, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Berlaku untuk apapun, termasuk kebohongan sekali pun.

“Kita itu cerminan dari rumah kita. Kalau misalnya kita suka bohong di rumah, berarti kita juga di luar suka bohong.” – Pak Guru Markun

Berawal dari orang tua, kemudian anaknya, kemudian cucunya, dan seterusnya. Tak dapat dipungkiri, generasi yang sekarang adalah generasi hasil didikan zaman orde baru, dimana sejarah mencatat pada jaman ini korupsi mencapai angka yang setinggi-tingginya sampai-sampai IMF sekalipun tidak mau mengucurkan dananya untuk Indonesia.

“Yang kayak gitu sih biasa, kayak lo gak pernah aja.” – Olla

Iya, mungkin tanpa kita sadari, dalam kehidupan sehari-hari kita pun pernah melakukan hal ini. Saya pun juga. Menggampangkan orang lain dan menuntut semua yang serba cepat dan serba instan. Kalau bisa cepat kenapa harus menunggu lama? Akhirnya hal-hal seperti ini menjadi lazim dan sudah menjadi rahasia umum.

Tapi seperti kata tokoh Risa dalam Film ke-3,

“Semuanya kembali ke asal. Darimana kita, darimana kita berasal. Kebaikan lahir dari kebaikan sebelumnya, hal yang mungkin absurb di jaman ini. Tapi minimal masih ada yang mampu bertahan.”

Benar, setidaknya masih ada yang mampu bertahan.

Film ini tamparan untuk saya dan generasi-generasi muda. Semoga kita gak kalah dengan keadaan dan bisa menjadi contoh untuk generasi selanjutnya. Gak mudah memang, tapi sekali lagi, masih ada yang mampu bertahan. Semoga kita menjadi salah satu diantara mereka-mereka yang mampu bertahan itu. Karena ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi, yang ada hanya keinginan, hanya nafsu. Dan bukankah segala yang berlebihan itu tidak baik?

“If you wanna do the right thing, let’s do it the right way.”

Selamat berubah!

~p.r.p.l.p.h.r.z

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s