ASAP!!!

Katanya, cerita tentang kedodolan itu adalah cerita terbaik untuk dibagi. Kata siapa? Yah, anggap saja kata saya kalau gak ada yang setuju. Haha.

Hari ini, saya ke kampus sebentar untuk mengambil soal UAS yang dikerjakan secara take home. Kemudian ke Balubur sebentar untuk membeli kotak untuk menyimpan perkakas tesis, trus ACE Hardware diskon, terus jadi beli timbangan. *nyengir*

Oke, bagian beli timbangannya itu intermezzo. Jadi setelah dari Balubur, pulang ke kosan. Sampai kosan, hujan deras. Alhamdulillah saya sudah di kosan. Hujan rintik-rintik dan dingin membuat saya ingin makan yang hangat-hangat. Tapi berhubung saya sudah mendeklarasikan kalau saya stop makan mie instan sejak beberapa hari yang lalu dan sudah bertahan sekitar 3 bulan *REKOR!!*, jadinya saya berpikir sepertinya enak kalau makan bubur kacang ijo.

Bahan-bahannya:

Kacang hijau, pastinya. (punya)
Gula pasir (ada)
Gula merah (ada)
Jahe (ada juga)

Dan dimulai lah proses memasak itu.. Merebus sih lebih tepatnya.

Tunggu airnya mendidih, masukkan kacang hijau, gula merah, gula pasir, dan jahe yang sudah digeprek. Airnya asat, tambahin air lagi, dan seterusnya sampai kacang ijonya empuk.

Lalu, dimanakah letak kedodolan saya hari ini?

Adalah sangat tidak baik memasak sambil mengerjakan pekerjaan yang lain. Dapat berakibat terlalu asin/manis/asam/pedasnya makanan akibat terlalu banyak memberi bumbu, gosong, kebakaran, dan dalam kasus saya adalah: pancinya gosong!!!

Apa yang saya lakukan?

Ini dia… *eng ing eng*

MASAK SAMBIL NGERJAIN SOAL UAS

Iya, karena waktu perebusan yang cukup lama, dan saya bukan orang yang suka ‘nganggur’ akhirnya saya putuskan masak sambil mengerjakan soal UAS. Niatnya, kalau airnya asat, tinggal tambahin. Trus ngerjain soalnya lagi. Tapiii.. pancinya keburu gosong. Hiks. Dan terlalu fokusnya ke kertas coret-coretan sampai gak ngeliat kalau langit-langit kosan full asap. Men!

Saya sadarnya ketika mencium bau gosong sedikit, nengok ke kompor dannnnnn SHOCK! Matiin kompor, siram panci pakai air lagi trus langsung bunyi: CEESSSSS. Lemes.

Dinta, yang kamarnya di atas kamar saya dan dia juga ternyata temennya adik saya, turun. Panik. Nanyain kenapa. Dan saya menjawab lemas, gosong. Katanya, hooo hahahahaaaa. Trus gimana, tanyanya. Saya bilang, mau diberesin aja. Saya masih bisa cengengesan.

Trus dari atas juga, Putu yang abis mandi nengok ke bawah. Nanyain kenapa bisa gosong, padahal katanya wanginya enak banget. Wangi gula campur pandan. Hiks, emang enak banget sih. Tapi apa boleh dikata.

Padahal yah, itu kompor sama meja tempat saya mengerjakan soal UAS tuh betulan dekeeetttttt. Cerobohnya super sekali. Huks.

meja makan dan dapur kecil di sebelah kanan

Dan ini, penampakan pancinya setelah dengan brutalnya dibuat gosong.

panci gosong :”(

Kenapa saya ngepost ini? Karena penting. Masuk dalam sejarah! Sejarah saya. Panci pertama yang saya buat gosong. Seumur2 masak, baru kali ini ngebuat gosong panci. Semoga gak ada yang ke dua, ke tiga, dan ke selanjutnya.

Tapi tetap ingin makan bubur kacang ijo :”(

~p.r.p.l.p.h.r.z

Ps: terus pancinya saya buang. nanti beli baru buat ngegantiin. susah ngerokin yang gosong karena gulanya. untung banget pancinya panci yang emang udah butut. pasti anak-anak kosan sebenernya berharap diganti. hahaha.

Advertisements

2 thoughts on “ASAP!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s