Singapura, 1-4 April 2012

Oke, biasanya kebanyakan orang ke Singapura itu belanja. Ke Bugis, Mustafa, atau bahkan ke Universal Studio Singapore. Tapi 4 hari perjalanan saya selama di Singapura itu melelahkan dan penuh dengan jadwal konferensi. Sama sekali gak minat untuk belanja ke Bugis dan pergi ke USS. Walaupun pergi juga akhirnya ke Pulau Sentosa, tapi hanya sebatas melihat-lihat saja karena malamnya ada pembukaan konferensi dan saya tidak mungkin pulang ke tempat penginapan untuk ganti baju. Tidak boleh terlalu capek, pikir saya.

tempat menginap selama 2 malam pertama, apartemen orang Indonesia di Singapur. Bisan, Singapura.

Saya mengunjungi MINT Museum of Toys pada pagi hari sebelum pergi ke pembukaan konferensi itu. Saya baru tahu ada MINT Museum of Toys waktu sudah sampai di Singapura. Sewaktu melihat map Suntec City dan mata saya tertuju pada satu titik bertuliskan MINT Museum of Toys. Penasaran, dan saya mengajak Kiki dan Ina (teman saya yang bekerja dan kuliah di Singapur) untuk ikut serta. Mereka mau, untungnya. Hahaha. Agak aneh juga sih kesana sendiri, gak ada teman ngobrol dan komentar pasti.

Peta Suntec City dan MINT Museum of Toys

Untuk masuk ke dalam museumnya dikenakan biaya 15 SGD, anak-anak 7.5 SGD, trus ada family promotion dan special discount untuk pelajar. Sayangnya KTM ITB gak berlaku disini. Hahahaha.

Museumnya terpencil di sela-sela bangunan. Diapit oleh 2 buah tempat makan. Kalau Kiki tidak bilang ini pintu masuknya saya tidak akan tahu bahwa itu pintu masuk. Oon banget deh, haha. Di MINT ini, harus naik dulu sampai lantai 5 menggunakan lift kemudian turun dari lantai ke lantai menggunakan tangga. Itu instruksi dari penjaganya, yasudah kami mengikuti saja mungkin serunya disitu.

Keterangan koleksi per lantai di MINT Museum of Toys

Ternyata koleksinya super beragam. Dari mulai Astro boy, ultraman, beetles, sampai teddy bear. Ekspektasi saya memang berlebihan nampaknya. Awalnya saya berharap seperti museum Teddy Bear yang ada di Korea Selatan, ternyata ini hanya kumpulan koleksi dari berbagai macam mainan. Kemudian kami ber-3 mempunyai ide untuk mengumpulkan berbagai macam mainan tradisional yang pernah kami mainkan di Indonesia. Siapa yang tahu 10 tahun mendatang mainan itu sudah layak di-museum-kan akibat banyaknya invansi dari digital games. Bisa dapet untung gede tuh dari admission fee-nya aja #tetep.

Gambar koleksi MINT dapat dilihat disini.

Setelah itu, kami pergi makan siang. Janjian juga sama bom-bom dan aria, ketemuan di Vivo City. Selesai makan siang, kita pergi ke Sentosa Island. Cuma untuk jalan-jalan. Matahari saat itu lagi terik-teriknya. Berasa ada di atas kepala. Dan kepala jadi pusing. Akhirnya pulang. Mereka dengan baiknya mengantarkan saya sampai Suntec City Convention Hall.

Di Sentosa,

besok2 diniatin ah liburan ke pantai =)

Setelah selesai pembukaan kemudian saya pergi ke Orchard naik MRT untuk membelikan titipan ibu. Jalan-jalan sampai Takashimaya tutup (jam 10 malam) kemudian kembali ke tempat penginapan.

Secara garis besar, perjalanan saya di Singapura ini bisa dijangkau dari stasiun MRT yang satu ke stasiun yang lain. Ini serunya Singapur ya, semua terjangkau public transportation. Oiya, beberapa kali naik bis juga disini.

Tapi mengunjungi NUS gak kesampaian. Naik wahana transformer di USS juga nggak (ini sih emang gak mungkin karena gak ada waktu kosong). Bahkan ke fountain of wealth aja juga nggak, padahal tinggal ngesot banget dari Suntec City. Trus sekarang ngiler ngeliat gambarnya. Huks.

Fountain of wealth, Suntec City

Gak milik. Semoga besok-besok ke Singapur bisa pergi kesana. Tapi kayaknya Singapur tidak akan sama setelah konferensi ini. Negara dimana saya bertemu dengan orang-orang dari 1-100an top universities di dunia. Singapur benar-benar jadi meeting point. Mungkin gak ya Batam akan menjadi seperti itu? *mimpi*

Satu lagi yang saya kurang suka kalau bepergian sendirian: gak ada teman buat foto memfoto. Jadilah senengnya foto sendiri di kamar mandi. Walaupun dikomentarin sama Qohar tapi yasudahlah yaa. Melenggang saja. Hahaha. Bodo amat.

Until we meet again, Singapore!

di kamar mandinya Suntec *super penting 2012* =))

~p.r.p.l.p.h.r.z

Ps: tapi saya dapat buku-buku iniiii. Senang! Kinokuniya Singapur emang udah paling dewa. Hahaha.

berawal dari ini..

dapet ini \^_^/ alhamdulillah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s