Ngemsi.

Pernah gak sih lo melakukan hal yang menurut lo baru dan lo langsung suka. Langsung pengen lagi dan lagi, walaupun setiap mau ngelakuin itu deg-degannya gak nahan banget. Pol.

Itu yang saya alami ketika saya akan berbicara di hadapan orang banyak.

Pada dasarnya saya suka berbicara. Suka bercerita. Tapi kalau di depan orang banyak, itu lain cerita. Dulu pernah waktu saya masih SD, selalu gak mau bicara di depan umum. Gak tau kenapa. Malu? Mungkin. Takut? Mungkin. Entahlah. Dan saya gak tau kenapa juga, selalu saja saya yang diminta untuk menjadi perwakilan dalam hal apapun. Entah ketua kelas, mayoret drumband, cerdas cermat pelajaran sekolah, debat bahasa Inggris, sampai ke OSN sekalipun. Jaman kuliah ini, jadi MPA, ketua Pemira, tim MWA, dll. Semuanya mengharuskan saya untuk berinteraksi dengan orang banyak.

Masih grogi. Iya, sampai sekarang.

Orang-orang bilang ini demam panggung. Tapi kadang, setelah naik ke ‘panggung’, rasa demam itu hilang. Lenyap gak berbekas. Apalagi setelah ‘turun’ dari panggung, ada perasaan ‘rindu’ untuk naik lagi.

Gak pernah terpikir di diri saya untuk ngemsi acara internasional. Sekali dua kali okelah pernah ngebayangin, tapi gak pernah diseriusin. Apa ya rasanya ngomong di depan banyak tamu gitu? Internasional pula range-nya.

Tapi yang namanya kesempatan itu selalu ada. Bukan kesempatan namanya kalau ketika muncul gak membuat kita tertegun sejenak dan akhirnya memutuskan untuk ‘YES, I’m IN!’.

Ngemsi formal saya untuk pertama kali langsung dihadapkan dengan kenyataan berbicara depan pengunjung internasional. Di acara konferensi ICICI. Nekad pisan ini mah. Script disusun sendiri. Rundown juga nyusun sendiri. Dan disini saya baru paham, kalau untuk ngemsi itu diperlukan satu skill khusus dan kemampuan untuk fleksibel dalam membawakan konten acara. Karena biasanya, ketika panitia sudah tahu MCnya siapa dan bagaimana maka briefing itu akan menjadi seadanya saja. Juga ketika MC sudah ‘naik’ panggung, maka wewenang acara sudah pindah dari panitia acara ke MC. Suka-suka MCnya lah intinya mah.

screenshot ICICI

Setelah rangkaian acara ini selesai, alhamdulillah saya bisa bernapas lega karena hasilnya memuaskan. Well, setidaknya menurut panitia ini bagus. Penampilan saya bagus. Kemudian berikutnya saya ditawari pula menjadi MC di acara Dies Natalis STEI, dari pagi sampai malam. Sayangnya karena sudah terlanjur membuat janji untuk tanggal yang sama, saya terpaksa menolak.

Apresiasi ini menyenangkan. Sungguh.

Kemudian berikutnya yaitu ngemsi di acara seminar #1 Young Womenpreneur dengan tema ‘How to Start Your Own Business’, mengundang pembicara Mbak Lenny Agustin, Mbak Nina Karina Nikicio, dan Pak Andri dari Bank Syariah Mandiri. Default acaranya berbeda dengan ICICI. ICICI lebih resmi, sedangkan Young Womenpreneur lebih santai dan cenderung banyak bercanda dan interaksi dengan peserta seminar. Tapi tetap, sama menyenangkannya.

Sedikit preview di seminar #1 Young Womenpreneur:

MC

saat interaksi

Bersama sebagian pembicara

Sedikit dari Young Womenpreneur Committee

Belum sempurna, sama sekali belum sempurna. Pengalaman ngemsi saya bisa dihitung jari. Masih jauh dari kata ‘professional’. Tapi insyaAllah saya akan terus belajar supaya bisa ngemsi dengan baik, dan menjadi moderator yang oke juga. Jadi inget cita-cita jaman dulu saya, jadi Pembaca Berita atau Reporter. Hehehe.

Harus berani.

Si saya (lagi) ;D

Sesuai dengan theme tahun ini, ’empowering yourself’!

Have to be brave and take the risks!

Stay cheerful, stay chill out.

~p.r.p.l.p.h.r.z
PS: liat baju yang saya pakai di seminar #1 YWP? Itu saya bikin sendiri loh. Literally, jahit sendiri beneran. Senangggg :”)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s