THESE TOO, WILL PASS.

Senin malam.

Pintu kamar diketok sama si Devita sambil manggil-manggil. Katanya ada yang nitipin buletin sama dia untuk saya. Dan dia gak mau bilang orangnya siapa.

Buletin ini, banyak berisi kisah-kisah. Seperti pengingat. Ada kisah yang menarik, letaknya di halaman paling belakang dari buletinnya. Judulnya “Semua Akan Berlalu”.

Konon dahulu ada seorang raja yang terkenal dengan kebijaksanaannya, dan pada suatu hari sang raja tersebut meminta kepada tukang emasnya yang sudah tua renta untuk menuliskan sesuatu di sisi dalam cincinnya. Sang raja berpesan:

Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu, supaya itupun bisa menjadi pelajaran untuk hidup saya.

Selama berbulan-bulan, sang tukang emas yang tua itu membuat cincin bagi sang raja. Namun, ia merasa bahwa hal yang lebih sulit daripada mengukir huruf-huruf kecil di sisi dalam cincin adalah memikirkan kata-kata apa yang akan ia tuliskan. Sang tukang emas pun akhirnya berdoa dan berpuasa hingga akhirnya ia siap menyerahkan cincinnya kepada sang raja. Dengan tersenyum sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya:

THESE TOO, WILL PASS. (Dan Yang Ini Pun Akan Berlalu)

Awalnya, sang raja tidak terlalu paham dengan apa yang tertulis pada cincin itu. Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yang pelik, ia membaca tulisan di cincin itu dan ia pun memjadi lebih tenang. “Dan ini pun akan berlalu”. Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas menjadi rendah hati kembali.

Betul! Ketika Anda sedang punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu, “dan inipun akan berlalu.” Kalimat ini, jika direnungkan dengan bijak akan menghantarkan diri kita pada keseimbangan hidup. Tidak ada satupun yang langgeng. Jadi, ketika Anda punya masalah, tidak perlu terlalu bersedih. Tapi, tatkala Anda lagi senang, nikmatilah selagi Anda bisa senang. Ingatlah apapun yang Anda hadapi saat ini, semuanya akan berlalu. Semoga menjadi berkat untuk memberkati yang lain.

Jadilah orang yang: Tetap SEJUK di tempat yang panas… Tetap MANIS di tempat yang begitu pahit… Tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi besar… Dan Tetap TENANG di tengah Badai yang paling hebat…

Ah, ini. Sedari dulu guru saya pernah bilang. Bahwa memang gak ada yang abadi. Bahwa hidup itu seperti roda memang benar adanya. Guru saya, orang yang sangat saya hormati pernah bilang,

“Kalau diberi ujian itu berdoa, pasti semua InsyaAllah bisa diselesaikan. Jangan terlalu sedih, dibalikin lagi aja. Kalau diberi kesenangan, Ua mah jadi takut. Takut ada apa dibalik kesenangan ini. Karena setelah kesenangan pasti ada hal yang membuat kita sedih. Makanya, biar lagi seneng atau sedih, wajib istighfar banyak-banyak ya.”

Ini mungkin yang sering diucapin sama orang tua-tua dulu, “Jangan suka banyak ketawa, pasti ujungnya nangis“. Iya, pasti ini maksudnya.

Makasih untuk buletinnya ya! Semoga diberi balasan yang berlipat ganda.

~p.r.p.l.h.r.z

Advertisements

One thought on “THESE TOO, WILL PASS.

  1. Sama-sama, semoga bisa bikin teh amy jadi pribadi yang lebih baik dan bisa mengambil hikmah atas segala kejadian yaa :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s